Atap Wija Baja Ringan

Pemasangan Rangka Atap Baja Ringan di Gereja Nimbokrang Papua 2

Atap Wija Baja Ringan yang lebih baik untuk kualitas yang lebih baik.

  • Bahan genteng mutu tinggi soft tensile strength G300.
  • Lapisan anti karat alumunium & zinc A270.
  • Diproduksi menggunakan mesin baru yang berteknologi tinggi.
  • Diproduksi di pabrik sehingga presisi dan akurat.
  • Menggunakan pasir warna natural, lem, dan pewarna berkualitas.
  • Anti rayap, tahan karat dan tidak mudah terbakar.
  • Tidak memuai, tidak menyusut dan tidak keropos.
  • Ringan, kuat dan kokoh.
  • Pemasangan cepat, mudah dan rapi.
  • Efisiensi waktu, tenaga dan biaya.
  • Ramah lingkungan.

Profil Perusahaan

Atap Wija Baja Ringan merupakan pabrik yang memproduksi genteng metal berpasir yang memiliki produk terbaik dengan nama “Atap Wija Baja Ringan”. Atap Wija Baja Ringan menggunakan bahan Galvalume Prime No.1 Soft Tensile Strength G300 AZ70 dengan ketebalan 0.22 TCT – 0.43 TCT. Adapun Pasir yang digunakan diambil dari batuan yang natural, selain itu juga menggunakan lem dan warna yang berkualitas dan diproduksi menggunakan mesin rollforming terbaru yang berteknologi dengan tingkat presisi dan akurasi yang tinggi. Konstruksi Atap dengan Self Drilling Screw (SDS) sehingga pemasangannya cepat, mudah dan rapi, selain itu hasil konstruksi yang diperoleh juga ringan dankuat.

Kelangkaan Bahan Baku Baja Ringan Ancam Program Sejuta Rumah

Target pemerintah untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui Program Sejuta Rumah (PSR) berpotensi terganggu bila terjadi kelangkaan bahan material baja ringan. Ini menyusul rencana pemerintah untuk menetapkan Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) untuk bahan baku baja lapis alumunium seng.

Kekhawatiran tersebut diungkapkan sejumlah produsen baja ringan yang tergabung dalam tiga asosiasi, yakni ARFI (Asosiasi Roll Former Indonesia), APBRI (Asosiasi Produsen Baja Ringan Indonesia) dan Asbarindo (Asosiasi Baja Ringan dan Atap Ringan Indonesia.

Ketua ARFI, Novia Budiman mengungkapkan saat ini kapasitas produksi baja lapis alumunium seng warna sebagai bahan baku utama pembuatan baja ringan di dalam negeri hanya 150.000 ton per tahun.

Pasokan itu dikuasai hanya oleh satu produsen saja yang menguasai hampir 85 persen pangsa pasar baja lapis aluminium seng. Sementara tingkat konsumsi rata-rata 350.000 ton per tahun seiring meningkatnya kembali pembangunan properti termasuk perumahan menengah bawah.

Kondisi kekurangan bahan baku itu selama ini diatasi produsen baja ringan dengan mengimpor bahan baku dari China dan Vietnam. Namun, dengan adanya rencana penetapan BMAD sebesar 49 persen untuk bahan baku baja lapis alumunium seng dari China, dan sebesar 18 persen dari Vietnam, diperkirakan produksi baja ringan akan terganggu.

Sumber: (http://bisnis.liputan6.com)

Genteng atap adalah komponen dari atap yang menutupi permukaan bagian atas, yang terdiri dari bagian-bagian yang tersusun saling bertindih (overlapping). Genteng atap dapat dibuat dalam bentuk dan cara pemasangan yang bervariasi, namun bentuk ang paling umum adalah segi empat. Atap dapat dibuat dari berbagai jenis bahan seperti kayu, batu, tanah liat, serat, aspal, plastik, asbes, dan logam tergantung kebutuhan dan biaya pembangunan. Genting atap harus dibuat tahan air karena melindungi bangunan dari hujan. Sumber: (id.wikipedia.org)

 

Informasi Lainnya yang perlu juga diketahui: Wija Baja Ringan

Summary
product image
Author Rating
1star1star1star1star1star
Aggregate Rating
5 based on 2 votes
Brand Name
Atap Wija Baja Ringan
Product Name
ROOF ATAP