Analisa Kelebihan dan Kekurangan Atap Galvalum

Campuran_Analisa Kelebihan dan Kekurangan Atap Galvalum2
Campuran_Analisa Kelebihan dan Kekurangan Atap Galvalum2

Campuran_Analisa Kelebihan dan Kekurangan Atap Galvalum2

Setiap material konstruksi bangunan pasti mempunyai kekurangan dan kelebihannya untuk Analisa Kelebihan dan Kekurangan Atap Galvalum, baik dari segi kekuatan, keindahan dan lainnya. Begitu juga dengan Atap Galvalum. Konstruksi Atap Galvalum ataupun baja ringan sudah diuji coba melalui lembaga penelitian yang dilakukan beberapa ahli selama bertahun tahun dan hasilnya telah lolos uji kekuatan serta lolos pengujian yang berkaitan dengan unsur keselamatan manusia itu sendiri.

Jika kita membandingkan struktur rangka atap galvalum dengan struktur rangka dasar kayu, maka pemakaian rangka atap galvalum akan mempunyai nilai perbandingan yang berbeda dari segi pemakaiannya.  Hal ini kemungkinan bisa terjadi, tergantung dari lokasi pemasangan serta biaya produksi yang dikeluarkan untuk bisa mendatangkan material tersebut.

Kekurangan dari atap galvalum yaitu masih kurangnya Sumber Daya Manusia yang dapat melakukan pemasangan rangka atap galvalum maka biaya pemasangan rangka atap galvalum lebih tinggi jika dibandingkan material kayu. Sedangkan keuntungan memakai material atap galvalum tidak dimakan rayap dan tidak keropos, sehingga tidak membutuhkan perawatan khusus.

Rangka atap galvalum terdiri dari sebuah lempengan panjang dengan profil yang beraneka macam bentuk dan juga ukurannya yang sesuai dengan fungsi dari masing-masing struktur dari rangka atap galvalum. Contohnya untuk profil kuda-kuda dan gording, profil ini biasanya memiliki bentuk “I” atau “U” terbalik dan juga mempunyai ukuran yang paling besar.

Sedangkan fungsi reng berguna untuk mengikat kuda-kuda dan gording. Dimana posisi reng melintang di atas kuda-kuda serta gording, sehingga membentuk kerangka yang kokoh dan juga kuat. Lempengan reng adalah profil rangka atap galvalum yang paling kecil. Fungsinya adalah sebagai tempat menopang genteng dan juga sebagai pengatur jarak genteng supaya lebih tertata rapi.

Kelebihan dari Atap Galvalum :

  • Bebannya yang ringan.
  • Material zincalum tahan terhadap rayap, keropos serta lembab.
  • Pemasangan Atap Galvalumyang relatif lebih cepat.
  • Material zincalum tidak memiliki nilai muai susut seperti kayu.
  • Atap Galvalumlebih efisien dan ekonomis.

Kekurangan dari Atap Galvalum :

  • Sistem pemasangan atap galvalumlebih rapat
  • Diperlukan keahlian khusus untuk proses perakitan dan pemasangannya.

 

 

Tips Pemasangan Rangka Baja Ringan dengan Benar

Sebagian besar bangunan rumah minimalis biasanya menggunakan rangka atap baja ringan. Pemilihan rangka atap baja ringan karena sangat kuat hingga mampu menopang beban.

Kerangka atap baja ringan rumah memiliki kelebihan yakni mampu bertahan lebih dari 10 tahun. Selain itu, material baja yang digunakan adalah baja bermutu tinggi, hi-ten g550 lapis zinc dan alumunium.

Sedangkan baja di-treatment hingga tipis, lalu ditarik hingga mutu atap baja ringan tinggi. Kekuatannya sama dengan baja-baja biasa. Kuat, bisa diinjak-injak, untuk menahan beban genteng, plafon, memasang lipslang dan listrik.

Untuk pemasangan atap baja sangat efisien dan tidak memakan waktu yang lama. Bahkan saat pemasangan, tempatnya relatif bersih, tak banyak sisa-sisa potongan. Kenyamanan memakai baja ringan diakui oleh banyak orang.

Berikut ini cara pemasangan rangka atap baja ringan yang benar sebagaimana dikutip merahputih.com dari TagTeam harvard.edu:

1. Bentuk atap Baja ringan

Perhatikan bentuk atap yang akan di bangun karena sebagai faktor penentu estetika atau keindahan atap bangunan (bentuk atap).

Rangka baja ringan (Pinterest)

2. Menghitung Volume Baja Ringan

Volume baja ringan biasanya semakin banyak jurai semakin luas atap semakin mahal. tentunya berbeda dengan atap sederhana (cek hitungan perkiraan).

Rangka dari baja ringan untuk perumahan (Pinterest)

3 Mempersiapkan Gambar Kerja.

Persiapkan gambar kerja berupa denah bangunan secara menyeluruh karena gambar kerja ini menentukan jarak kuda dan kebutuhan kuda-kuda.

Gambar kerja yang dikeluarkan terlebih dahulu mempertimbangkan jarak kuda-kuda yang akan dipakai, biasanya jarak kuda-kuda yang aman tidak lebih dari 1,20 meter.

Rangka baja ringan dalam bentuk kerucut (Pinterest)

4. Bahan Baja Ringan Label SNI

Mutu Kualitas baja ringan haruslah menggunakan Standar Nasional Indonesia (SNI) maka tanyakan kepada penyedia baja ringan apakah sudah memakai SNI di setiap batang baja ringan.

Teliti dulu sebelum membeli, konsumen mempunyai hak untuk bertanya mengenai perlindungan konsumen (konsumen cerdas paham perlindungan)

Baja ringan untuk rangka segiempat(Pinterest)

5. Penutup Atap tentukan terlebih dahulu

Penentuan ketebalan Baja ringan biasa tergantung atap yang di pakai, biasa semakin berat genting yang akan di pakai semakin berat pula pembebanan terhadap struktur baja ringan tentunya baja ringan harus ada perbedaan dimana ketebalan. Sumber: (merahputih.com)

 

Pilih-pilih Rangka Atap Rumah, Baja Ringan atau Kayu?

Pelindung utama sebuah bangunan adalah atap. Bayangkan jika Anda memiliki rumah yang megah, mahal, dengan furniture yang elegan, namun jika hujan datang harus disibukkan oleh atap rumah yang bocor. Bayangkan pula kalau tiba-tiba rangka atap rumah Anda tiba-tiba keropos dimakan rayap. Capek, melelahkan dan tentunya kemewahan rumah tak ada harganya lagi.

Karena itu, penting memilih rangka atap yang tahan rayap, tahan bocor, dan tahan lama. Menurut para arsitek, sebaiknya mendahulukan atap yang bagus dibanding memplester tembok atau memasang keramik di lantai. Ini karena percuma saja mempunyai rumah dengan dinding dan perabotan yang bagus jika atapnya buruk.

Saat ini ada beberapa jenis rangka atap yang ada di pasaran. Seperti, rangka kayu sebagai tempat bersandarnya genteng tanah liat maupun beton. Pemasangannya tak sulit. Cukup mengaitkan genteng ke reng, lalu sisi bagian lain ditindih genteng lainnya seperti anyaman.

Ada pula rangka atap baja ringan, yang akhir-akhir ini mulai booming di pasaran. Rangka baja ringan bermutu tinggi dan memiliki sifat ringan dan tipis. Baja ini dikenal dengan cold form steel atau dibentuk setelah dingin.

Meskipun tipis, baja ringan memiliki derajat kekuatan tarik yang tinggi sekitar 550 MPa. Berbeda dengan baja biasa sekitar 300 MPa. Kekuatan tarik dan tegangan ini untuk mengkompensasi bentuknya yang tipis. Ketebalan baja ringan yang beredar sekarang ini berkisar dari 0,4 mm-1mm. Kualitasnya yang tinggi membuat harganya juga tinggi. Baja dijual per kg dan harganya mahal.

Orang yang menggunakan baja ringan dianggap merupakan orang yang mengerti investasi. Karena, jika dihitung secara finansial, penggunaan rangka baja ringan akan menguntungkan pemilik bangunan.

Baja ringan memiliki sejumlah kelebihan dibanding rangka kayu. Yakni, nilai muai dan susutnya sangat kecil, tidak cepat berubah meskipun terkena panas dan dingin. Berbeda dengan kayu yang gampang lapuk jika terkena panas dan dingin. Dengan baja ringan, pemilik bangunan tidak perlu memikirkan biaya perawatan pada tahun-tahun berikutnya.

Selain itu, bobot rangka baja sangat ringan dibanding kayu. Itu berarti beban yang harus ditanggung oleh struktur di bawahnya lebih rendah, sehingga strukturnya lebih irit.

Baja ringan juga bersifat non-combustible atau tidak membesarkan api. Artinya, jika terjadi kebakaran, baja ringan tidak membesarkan api. Berbeda dengan kayu yang membuat api menjadi besar.

Keunggulan baja ringan yang paling bisa terlihat adalah tidak dimakan rayap, berbeda dengan kayu yang setiap saat terancam rayap.

Pemasangan rangka baja ringan pun lebih cepat dan praktis, karena dilengkapi pengunci khusus. Disamping itu, ukurannya yang fantastis, lebar 40,6 mm dan panjang sesuai pesanan, mempercepat proses pengerjaan. Juga memperkecil kemungkinan bocor atau rembes. Sumber: (republika.co.id)

Galvanization (atau galvanisasi) adalah proses penerapan protective zinc coating pada baja atau besi, untuk mencegah berkarat. Istilah ini berasal dari nama ilmuwan Italia Luigi Galvani. Meskipun galvanisasi dapat dilakukan dengan elektrokimia dan proses elektrodeposisi, metode yang paling umum digunakan saat ini adalah hot-dip galvanisasi, bahan baja di rendam didalam bak zinc cair (molten zinc). Sedangkan disini lebih dikenal dua teknik dasar dalam pelapisan anti-karat pada besi yaitu Galvanis atau Galvanized atau Galvalume. Untuk Galvalum finishingnya terdiri dari: 55% unsur coatingnya adalah aluminium, 43,5% adalah unsur seng/zink dan 1,5% unsur silikon. Teknik Kedua disebut Zincalume. Zincalume pelapisannya terdiri dari: 98% unsur coatingnya adalah seng/zinc dan 2% adalah unsur alumunium. Zincalume sering dipakai untuk pelapisan besi atau baja ringan dengan berat perbatangnya kurang dari 5kg.

Secara kasat mata apa beda antara galvanis dan zincalume? Galvanis dapat dikenali dengan warnanya yang silver atau bronze namun tidak mengkilat atau doff. Warna ini disebut juga dull silver. Sedangkan zincalume karena kandungan zinc-nya tinggi, maka akan berwarna silver mengkilat atau glossy silver. Meski tentunya tingkat kilapnya masih dibawah stainless steel.

Galvanis punya tingkat ketebalan beragam. Mulai dari 1 micron (seperseribu milimeter) sampai 9 micron bahkan lebih. Untuk ketebalan 1 micron biasanya produsen memberi jaminan 3 tahun anti karat (3years rustfree) dan untuk ketebalan 7 micron produsen bisa memberi jaminan hingga 30 tahun. Sedang proses galvanis ada dua macam. Pertama adalah electro-plating atau UCP Galvanis. Proses ini dengan cara memberi aliran listrik dalam kolam galvanis. Sehingga partikel galvanis menempel pada besi sampai ketebalan yang diinginkan.

Sedang proses kedua adalah hot-dip galvanis (hot dipped galvanized), yaitu dengan mencelupkan besi ke dalam kolam galvanis panas. Semakin sering dicelup semakin tebal lapisan galvanisnya. Selain pelapisan logam, untuk proses antikarat dikenal juga pengecatan dengan cat zinc chromate. Cat zincromat dipakai pada industri kapal dan konstruksi yang bersentuhan dengan air. Ketahanan zincromat dengan 2 kali aplikasi bisa sampai 2 tahun, Sumber: (id.wikipedia.org)

 

Artikel dan Informasi lainnya: Menghitung Harga Baja Ringan Perbatang

 

Rangka atap
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi
Loncat ke pencarian
Rangka atap logam
Jenis rangka atap (truss).

Rangka atap adalah struktur bangunan yang posisi berada di atas bangunan yang berdiri. Rangka memiliki beberapa struktur seperti konstruksi kuda-kuda. Rangka atap ini berdiri tepat di atas ring balk yang memungkinkan penyaluran tekanan langsung ke struktur bangunan lain yang berada di bawahnya.

Sumber: id.wikipedia.org

Summary
Review Date
Reviewed Item
Analisa Kelebihan dan Kekurangan Atap Galvalum
Author Rating
51star1star1star1star1star